ASKEP LIMFOMA NON HODGKIN PDF

Laporan Pendahuluan Limfoma Maligna telah kami tulis dengan lengkap dari berbagai sumber dan referensi terbaru dai mulai dari Pengertian Limfoma maligna, Penyebab etiologi , Patofisiologi, Pathway, Gejala dan tanda, komplikasi , konsep asuhan keperawatan seperti diagnosa, intervensi dan rasional. Ironisnya, pada orang sehat sistem limfatik tersebut justru merupakan komponen sistem kekebalan tubuh. Etiologi Penyebab dari penyakit limfoma maligna masih belum diketahui dengan pasti.. Patofisiologi Proliferasi abmormal tumor dapat memberi kerusakan penekanan atau penyumbatan organ tubuh yang diserang.

Author:Mat Kazrashura
Country:El Salvador
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):28 March 2013
Pages:472
PDF File Size:8.66 Mb
ePub File Size:12.73 Mb
ISBN:285-3-58073-269-1
Downloads:68892
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Samulkis



Ironisnya, pada orang sehat sistem limfatik tersebut justru merupakan komponen sistem kekebalan tubuh. Ada dua jenis penyakit yang termasuk limfoma malignum yaitu penyakit Hodgkin PH , yang diderita sang rocker, dan limfoma non Hodgkin LNH. Keduanya dibedakan berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi dimana pada PH ditemukan sel Reed Sternberg. Oleh karena itu, dalam edisi ini Farmacia lebih khusus membahas LNH. The American Cancer Society memperkirakan terdapat LNH lebih sering diderita pada usia lanjut dengan usia pertengahan median 50 tahun.

Laki-laki lebih sering menderita LNH daripada perempuan dengan rasio Jenis LNH yang paling sering diderita pada anak-anak adalah limfoma Burkitt sedangkan pada dewasa muda adalah limfoma limfoblastik keganasan tinggi.

Jelaskan apa saja tentang limfoma maligna? Bagaimana pengaplikasian dalam asuhan keperawatan? Menjelaskan tentang penyakit limfoma maligna 2. Dua farina utama limfoma maligna adalah limfoma non-Hodgkin dan penyakit Hodgkin. Walaupun kedua tumor ini menyebuk organ retikuloendotel, secara biologis dan klinis keduanya berbeda.

Dalam kondisi normal, sel limfosit merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh. Sementara sel limfosit yang tidak normal limfoma bisa berkumpul di kelenjar getah bening dan menyebabkan pembengkakan. Sel limfosit ternyata tak cuma beredar di dalam pembuluh limfe, sel ini juga beredar ke seluruh tubuh di dalam pembuluh darah karena itulah limfoma bisa juga timbul di luar kelenjar getah bening. Dalam hal ini, yang tersering adalah di limpa dan sumsum tulang.

Selain itu, bisa juga timbul di organ lain seperti perut, hati, dan otak. Limfoma maligna merupakan bagian dari penyakit pada klien yang mengalami masalah pada hematologi. Limfoma maligna merupakan penyakit keganasan primer dari jaringan limfoid yang bersifat padat solid meskipun kadang-kadang dapat menyebar secara sistemik 2. Penyakit Hodgkin 2. Pengertian Limfoma hodgin merupakan limfoma yang khas ditandai oleh adanya sel reed Sternberg dengan latar belakang sel-sel radang pleomorf B.

Di Indonesia belum ada laporan angka kejadian limfoma hodgin, berdasarkan jenis kelamin LImfoma Hodgkin lebih banyaka pada laki-laki dengan perbandingan 1,2: 1. Penyakit limfoma hodgin terutama ditemukan pada orang dewasa muda antara usia tahun dan pada seseorang di atas 50 tahun C. Etiologi Penyebab limfoma Hodgkin sampai saat ini tidak diketahui secara pasti, namun salah satu yang paling dicurigai adalah virus Epstein-barr.

Biasanya dimulai pada satu kelenjar getah bening dan menyebar ke sekitarnya secara per kontiunatum atau melalui sistem saluran kelenjar getah beningke kelenjar-kelenjar sekitarnya. Meskipun jarang sesekali menyerang juga organ-organ ekstranodal seperti lambung, testis.

Klasifikasi Pada umumnya limfoma Hodgkin diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi RYE yang membagi penyakit Hodgkin menjadi 4 golongan 1. Gejala Klinis Gejala klinis yang biasanya terdapat pada limfoma Hodgkin adalah : 1. Gejala utama adalah pemebesaran kelenjar yang terserimg dan termudah terdeteksi adalah pembesaran kelenjar didaerah leher 2.

Gejala selanjutnya bergantung pada lokasi penyakit dan organ-organ yang diserang. Kadang-kadang kelenjar terasa nyeri bila klien minum alcohol 3. Hampir semu sistem dapat diserang penyakuit ini, seperti saluran pencernaan, pernafasan, persarafan, dan vaskularisasi F. Prosedur Penentuan Derajat Penyakit Prosedur penentuan derajat penyakit dapat dilakukan dengan cara berikut ini : 1. Pemeriksan Penunjang 1. Pada pemeriksaan daerah didapatkan anemia yang bersifat normositer normokromik, leukositos moderat yang disebabkan oleh netrofilia, limfopenia, laju endap darah meningkat, serta LDH Lactate dehydrogenase serum meningkat I.

Penatalaksanaan Terapi untuk penyakit Hodgkin adalah : 1. Radioterapi a. Merupakan moalitas terapi utamauntuk penyakit Hodgkin yang terlokalisasi derajat I dan II. Dosis radiasi adalah rad b. Diberikan dengan tekhnik penyinaran extended field lesi di atas atau di bawah diafragma atau total nodal irradiation TNI untuk lesi di atas dan di bawah diafragma 2.

Kombinasi yang paling utama digunakan adalah sebagai berikut : a. Kombinasi radioterapi dan kemoterapi J. Komplikasi Akibat Terapi 1. Radioterapi : dapat menimbulkan nausea, disfagia, oesofagitis dan hipotiroid 2.

Kemoterapi : dapat menimbulkan mielosupresi, sterilitas, dan timbulnya keganasan hematologis sekunder : AML dan Limfoma non-Hodgkin 3. Komplikasi yang dialami pasien dengan limfoma maligna dihubungkan dengan penanganan dan berulangnya penyakit. Efek-efek umum yang merugikan berkaitan dengan kemoterapi meliputi : alopesia, mual, muntah, supresi sumsum tulang, stomatitis dan gangguan gastrointestinal. Infeksi adalah komplikasi potensial yang paling serius yang mungkin dapat menyebabkan syok sepsis.

Efek jangka panjang dari kemoterapi meliputi kemandulan, kardiotoksik, dan fibrosis pulmonal. Efek samping terapi radiasi dihubungkan dengan area yang diobati. Bila pengobatan pada nodus limfa servikal atau tenggorok maka akan terjadi hal-hal sebagai berikut : mulut kering, disfagia, mual, muntah, rambut rontok, dan penurunan produksi saliva.

Bila dilakukan pengobatan pada nodus limfa abdomen, efek yang mungkin terjadi adalah muntah, diare, keletihan, dan anoreksia 2. Pengertian Limfoma non Hodgkin merupakan suatu kelompok penyakit heterogen yang didefinisikan sebagai keganasan jaringan limfoid selain penyakit Hodgkin B.

Insidens Lebih dari Etiologi Etiologi dari penyakit limfoma non-Hodgkin adalah 1. Abnormalitas sitogenik seperti translokasi kromosom 2. LNH dengan derajat keganasan rendah 2. LNH dengan derajat keganasan tinggi Kalsifikasi Kiel sudah menyesuaikan dengan kompartmen dari kelenjar getah bening serta membedakan asal sel, apakah dari limfosit B atau limfosit T E.

Tahap I a. Pengambilan riwayat penyakit yang cermat b. Pemeriksaan fisik yang lengkap c. Fine needle aspiaration pada klenjar getah bening yang dicurigai pada sisi lain diafragma 2. Tahap II pada penderita dengan dugaan stadium I derajat keganasan tinggi atau stadium I dan II derajat keganasan menengah dilakukan biopsy summsum tulang bilateral 3. Tahap III Penderita dengan stadium I derajat keganasan tinggi atau stadium I dan II derajat keganasan menengah dilakukan penelitian radiologi traktus gastrointestinal 4.

Tahap IV Penderita dengan dugaan stadium I derajat keganasan menengah setelah prosedur limfangiografi F. Gejala Klinis Gejala klinis yang dirasakan pada sebagian besar klien asimptomatik adalah 1. Pemebesaran kelenjar getah bening yang asimetris 2.

Demam berkeringat pada malam hari 3. Hepatomegali dan splenomegali 4. Dapat timbul komplikasi saluran cerna 5. Demam, kelelahan atau terjadi penurunan berat badan 6. Nyeri punggung dan leher yang di sertai dengan hiperefleksia 7. Anemia infeksi dan perdarahan dapat dijumpai pada kasus yang mengenai sumsum tulang secara difus G.

Pemeriksaaan diagnsotik Pemeriksan diagnostic yang dilakukan pada klien dengan LNH adalah 1. Pemeriksan pertanda imunologis : untuk menentukan jenis sel sel T atau B serta perkembangannya H.

Penatalaksanaan Penatalaksanaan medis yang dilakukan pada klien dengan LNH adalah 1. Radioterapi LNH sangat radiosensitive, radio terapi ini dapt dilakukan untuk penyakit local, stadium I limfoma indolendan untuk tujuan paliatif pada stadium lanjut 2. Kombinasi radioterapi dan kemoterapi setelah biopsy bedah.

ANHIDRASA CARBONICA PDF

Non-Hodgkinov limfom – uzroci, simptomi i liječenje

Anatomi fisiologi sistem limfatik. Pembuluh limfe. Pembuluh limfe merupakan jalinan halus kapiler yang sangat kecil atau sebagai rongga limfe di dalam jaringan berbagai organ dalam vili usus terdapat pembuluh limfe khusus yang disebut lakteal yang dijumpai dalam vili usus. Fisiologi kelenjar limfe hampir sama dengan komposisi kimia plasma darah dan mengandung sejumlah besar limfosit yang mengalir sepanjang pembuluh limfe untuk masuk ke dalam pembuluh darah. Pembuluh limfe yang mengaliri usus disebut lacteal karena bila lemak diabsorpsi dari usus sebagian besar lemak melewati pembuluh limfe. Sepanjang pergerakan limfe sebagian mengalami tarikan oleh tekanan negatif di dalam dada, sebagian lagi didorong oleh kontraksi otot.

DOCUCOM GOLD PDF

Boala Hodgkin Plan de ingrijire. Healthcare professionals such as clinical oncologists perform local radiotherapy as first-line treatment for young people and adults with localised stage IIA follicular lymphoma. Pembuluh darah itu memperdarhi pulpa sehingga dan bercampur dengan unsur limpa. Limfoma Hodgkin — PDF Free Download Denominator — the number of young people and adults with stage I or localised stage II follicular lymphoma for whom radiotherapy would be technically possible. Manual of limfmoa custom application editor.

GNE LKESI CAMPANELLA PDF

Tidak Ya Perbedaan lainnya adlah Pada pengamatan mikroskopik akan ditemukan Reed stenberg cell pada limphoma hodgkin sedang pada limphoma non-hodgkin tidak ditemukan. Sel-sel Reed-Sternberg sendiri merupakan sel-sel ganas yang khas dalam menyusup reaktif sel yang terdiri dari proporsi variabel limfosit, histiocytes, eosinofil, dan sel-sel plasma. Untuk penyebaran nodal pada limfoma Hodgkin adalah contiguous. Secara harfiah arti bahasa inggrisny contiguous berarti berdekatan. Sedang Limphoma Non-Hodgkin penyebaranny non-contiguous yang berarti penyebaranny tak mengikuti pola tertentu. Treatmen: Beberapa penderit bisa mengalami kesembuhan total, sedangkan penderita lainnya harus menjalani pengobatan seumur hidupnya.

Related Articles